bintang

Tampilkan postingan dengan label Syi'ah Bukan Islam !. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syi'ah Bukan Islam !. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Desember 2014

AHLUL BAIT, YESSS! ... SYI'AH, NOOOOOOOOO ... !!!

Kitab induk Syi’ah ada empat (4), yaitu :

Al-Kafii karya Al-Kulaini
Man Laa Yahdhuruhul Faqiih karya As-Shoduuq
At-Tahdzib
Al-Istibshor karya At-Thusi.

Berkata Sayyid Husain Bahrul Ulum:
“Sesungguhnya ijtihad kaum syi’ah terfokus pada empat kitab, yaitu Al-Kafii karya Al-Kulaini, Man Laa Yahdhuruhul Faqiih karya As-Shoduuq, At-Tahdzib dan Al-Istibshor karya At-Thusi. Keempat kitab tersebut merupakan pokok yang disepakati sebagaimana kutubus sittah bagi orang-orang awam”
[Muqoddimah Talkhishus Syaafii karya Syekh At-Thoifah At-Thusi / Husain Bahrul Ulum, Hal 29]

Al-Kaafi karya Al-Kulaini:

- Mayoritas hadits dan riwayatnya dho’if(lemah), sebagaimana pengakuan Fakhruddin At-Thorihi (9,485 dari 16,199 riwayat dalam kitab Al-Kaafi adalah dho’if)

- Lebih dari separuh riwayatnya dho’if!! Dan hampir seluruh hadits yang terdapat dalam kitab Al-Kaafi adalah hadits ahad, sementara dalam aqidah kaum syi’ah, hadits ahad tidak boleh dijadikan dalil dalam masalah aqidah!.

- Syi’ah Imamiyah adalah satu-satunya kelompok syadz (nyleneh) yang berbangga dengan kitab yang mereka yakini sebagian bahkan mayoritas isinya tidak shohih!!

- Hadits-hadits Nabi - shollollohu 'alaihi wasallam - dalam 4 kitab Syi’ah tersebut hanya berjumlah 644 hadits, dan SEBAGIAN BESARNYA adalah mursal (terputus sanadnya)!! 


***
Prosentase keshohihan hadits-hadits kutubus sittah dan Al-Kaafi

- Prosentase hadits shohih dan hasan dalam kitab Shohih Bukhori adalah 100%

- Prosentase hadits shohih dan hasan dalam kitab Shohih Muslim adalah 100%

- Prosentase hadits shohih, hasan, terpercaya, dan kuat dalam kitab Al-Kaafi karya Al-kulaini, menurut Fakhruddin At-Tharihi adalah 41.5%, sedengkan menurut Muhammad Baqir Al-Bahbudi hanyalah 27.9%!!!!

- Prosentase hadits shohih dan hasan dalam kitab Sunan An-Nasaa’I, menurut tahqiq Al-Albani adalah 91.6%

- Prosentase hadits shohih dan hasan dalam kitab Sunan Abu Dawud, menurut tahqiq Al-Albani adalah 74.4%

- Prosentase hadits shohih dan hasan dalam kitab Sunan At-Tirmidzi, menurut tahqiq Al-Albani adalah 73.2%

- Prosentase hadits shohih dan hasan dalam kitab Sunan Ibnu Majah, menurut tahqiq Al-Albani adalah 73%

***

Sebuah catatan fakta ilmiyah!

Sunan Ibnu Majah adalah kitab induk Ahlus Sunnah yang PALING rendah nilai prosentase kandungan hadits-hadits shohih dan hasannya, namun demikian masih TETAP mengungguli kitab nomer wahidnya syi’ah yaitu Al-Kaafi karya Al-Kulaini!
 

***
Jadi, dari paparan di atas, SIAPAKAH yang lebih mencintai dan menuruti Ahlul Bait?
Sunni atau Syi'ahkah?

Abdullah Bin Saba, Pendiri Syiah, Ternyata Seorang Yahudi


SYI’AH identik dengan nama Abdullah bin Saba. Sudah banyak sumber yang mengulas siapa sebanarnya Abdullah bin Saba ini. Namun jewishencyclopedia menurunkan keterangan sehubungan dengan orang yang disebut-sebut sebagai pendiri Syi’ah ini.

Menurut jewishencyclopedia, Abdullah bin Saba adalah seorang Yahudi dari Yaman. Ia hidup pada abad ketujuh, menetap di Madinah dan memeluk Islam—sesuatu yang oleh sejarah kemudian dipertanyakan komitmen keislamannya. Ia begitu sering mengkritik kebijakan Khalifah Ustman bin Affan. Setelah salah satu kritiknya disampaikan secara negatif, ia dibuang dari kota. Situ ia pergi ke Mesir, di mana ia mendirikan sebuah sekte anti-Ustman, dan berlindung dengan cara mempromosikan kepentingan Ali.

Di Mesir, ia memperoleh pengaruh besar di sana, dan merumuskan doktrin kepentingannya. Pada awalnya, ia dikenal dengan penyebar ajaran Abdullah. Ketika Ali memimpin, ia menjilat dengan mengatakan bahwa “Anda adalah Anda!” dengan maksud mengultuskan Ali.

Tidak hanya berada di balik pembunuhan Ustman, Abdullah bin Saba pun berperan besar atas pembunuhan Ali. Ketika Ali sudah terbunuh, ia mengatakan Ali masih hidup, dan tak pernah terbunuh, bahwa sebagian dari Ketuhanan itu tersembunyi di dalam dirinya, dan bahwa setelah waktu tertentu, Ali akan kembali ke bumi untuk menegakkan keadilan.

Dalam konteks ini, Abdullah bin Saba telah meletakkan konsep Ali sama sepertinya Mesias dalam keyakinan Kristen. Keyakinan ini sampai kini terus melekat dalam sebagian pengikut Syi’ah.
 

Inilah Fakta yang Menunjukan Bahwa Syiah Bukan Islam

Peneliti Syi’ah dari Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS) Surabaya, Kholili Hasib, M.A mengungkapkan beberapa fakta tentang Syiah.

1.Sebelum membahas kekeliruan Syiah harus kita pahami dahulu bahwa Syiah Indonesia adalah Syiah Itsna Asyariah bukan Zaidiyah.

2. Syiah Itsna Asyariyah adalah Syiah yang percaya 12 Imam atau disebut Imamiyah. Syiah ini yang mayoritas ada di dunia termasuk rezim yang berkuasa di Iran.

3. Syiah Imamiyah inilah yang disebut Rafidhah. Karena mereka mencaci bahkan mengkafirkan para sahabat Nabi. Syiah Zaidiyah bukan Rafidah karena tidak mencaci sahabat.

4. Ciri khas utama Syiah ada dua yakni kultus berlebihan pada Ali serta keturunannya dan pelecehan terhadap sahabat Nabi.

5. Saya menyimpulkan dua ciri khas utama itu adalah wordlview-nya Syiah. Semua aspek dalam agama pasti berpangkal pada dua hal tsb.

6. Silahkan yang mau membuktikan pemikiran Syiah tentang al-Qur’an, hadits, politik, fiqih diasaskan oleh kultus Ali dan benci kepada para sahabat.

7. Konsep ketuhanan juga dipengaruhi ideologi kultus imamah. Konsep ke esa an Syiah berbeda dengan konsep ke esa an dalam Islam

8. Kitab al-Kafi-kitab hadits syiah yang utama menjelaskan bahwa yg dimaksud musyrik adalah menyekutukan imam Ali dengan imam yg lain.

9. Lebih jelas lagi dalam kitab Bihar al-Anwar,kitab rujukan Syiah, yg mengatakan “Siapa saja tidak percaya Ali adalah Imam pertama adalah kafir.”

10. Jadi yang dimaksud syirik bagi Syiah bukan sekedar menyekutukan Allah tapi juga menyekutukan Ali dalam hal kepemimpinan.

11. Jadi syiah itu sejatinya golongan takfiriyah yang sebenarnya. Mengkafirkan kaum muslimin karena tidak mengangkat Ali sebagai imam pertama.

12. Non Syiah, orang selain Syiah mereka sebut nawashib. Sebutan hina. Nawashib menurut imam-imam mereka halal hartanya.

13. Syiah menyesatkan para aimmatul madzahib imam madzhab yang empat, Ahlussunnah. Mereka disebut ahlul bid’ah, kafir dan sesat (kitab al-Syiah hum Ahlussunnah).

14. Istri tercinta Nabi,Aisyah, disesatkan. Imam Thabrasi mengatakan kemuliaan Aisyah gugur karena melawan Ali, dia ingkar kepada Allah.

15. Syiah mengkafirkan sahabat. Menurut mereka hanya 3 sahabat yang Islam yakni Abu Dzar, Salman, dan Miqdad.

16. Kenapa Syiah menghalalkan mut’ah. Lagi-lagi karena yg meriwayatkan haramnya mut’ah itu Umar bin Khattab. Karena kebenciannya itu haditsnya ditolak.

17. Kenapa Syiah menolak mushaf utsmani sebagai al-Qur’an? Karena yang menyusun itu Utsman yg mereka benci.

18. Dalam kitab Thaharah, Khomaini menyebut sahabat itu lebih jijik daripada anjing dan babi

19. Syaikh Shoduq ulama Syiah, mengatakan darah nawasib (muslim sunni) itu halal.

20. Imam Khomaini pernah berfatwa bahwa nawasib itu kedudukannya sama dengan musuh yang wajib diperangi (ahlul harb).

21. Karena itu cara tepat mengenal Syiah itu dengan menelaah kitab-kitab induk mereka. Karena itu ajaran mrk sesungguhnya.

22. Jangan terkecoh dengan buku-buku Syiah sekarang. Karena penuh propaganda, intrik dan pengelabuan.

23. Syiah punya rukun agama bernama taqiyah. “La dina liman la taqiyata” artinya tidak beragama yang tidak taqiyyah, disebut dalam al-kafi.

24. Karena taqiyah itu, Imam Syafii berpesan bahwa golongan yang paling banyak bohongnya itu Syiah.

25. Maka jangan heran jika mereka mengaburkan fakta-fakta Syiah Sampang. Karena itu bagian dari aqidah. Teologi kebohongan itulah taqiyah.

26. Waspadalah Syiah punya sayap militan. Mereka pernah mau kirim relawan ke Suriah bantu rezim Asad.

27. Seorang pengurus PBNU pernah menulis, Syiah Indonesia sedang siapkan konsep imamah di Indonesia. Dalam arti mereka sedang siapkan revolusi.

28. Syiah membahayakan NKRI. Ada fatwa Khomeini yang mewajibkan Syiah untuk revolusi di negara masing-masing.

29. Gerakan Syiah didukung kelompok liberal. Pokoknya segala aliran yang rusak dan sesat yang dilekatkan pada Islam didukung Syiah. Mereka sekarang bersatu.

30. visi Syiah-liberal hampir sama dalam hal pelecehan terhadap sahabat nabi dan meragukan al-Qur’an.

31. Liberal punya ideologi relativisme. Ternyata Syiah dalam kampanye gunakan ideologi tersebut untuk kelabuhi Sunni.

32. contoh relativisme Syiah adalah, kampanye Sunnah-Syiah sama saja. Sama Tuhan dan Nabinya. Ini mencontek kaum liberal.

33. Filsafatnya orang Syiah ternyata juga berujung pluralisme dan pantaeisme. FiIsalafatnya mengadopsi paripatetik.

34. Demikianlah fakta-fakta Syiah. Jika muslim anti liberal maka seharusnya juga anti Syiah. Mereka sama-sama ideologi perusak Islam.

35. Semoga kita dan keluarga kita dilindungi dari makar Syiah dan Liberal.

Jumat, 12 Desember 2014

Waspadai Pergerakan Syi'ah !

Saluran Syiah Di Indonesia !
Mohon disebarkan supaya yang lain tidak ditipu oleh SYIAH !
#Syi'ah_bukan_Islam !

- Berhati hati dgn penyebaran syi'ah di Indonesia.
Berikut diantara nya nama nama Yayasan Syi'ah di Indonesia :
1. Fatimah di Jakarta
2. Al-Muntazar di Jakarta
3. Mula Shadra di Bogor
4. YAPI di Bangil Jatim
5. Al-Itrah di Jember Jatim
6. Rausyan Fikr di Jogja
7. Muthahhari di Bandung
8. Madinatul Ilmi di Depok
9. Al-Muhibbin di Probolinggo
10. Insan Citra Perkasa di Jakarta
11. Al-Mahdi di Jakarta
12. Al-Bara'ah di Tasikmalaya
13. Al-Mukarramah di Bandung
14. Al-Mujtaba di Purwakarta
15. Darut-Taqrib di Jepara
16. Al-Amin di Semarang
17. Al-Wahdah di Solo
18. Al-Mawaddah di Kendal
19. Ja'far Shadiq di Bondowoso
20. Ilyasin di Surabaya
21. YAPISMA di Malang
22. Al-Hujjah di Jember
23. Al-Kisa di Bali
24. Al-Islah di Makassar
25. Pinisi di Makassar
26. Nur Ats-Tsaqalain di Sulsel
27. Sibtain di Riau
28. Al-Hakim di Lampung
29. Pintu Ilmu di Palembang
30. Ulul Albab di Aceh
31. Pesantren Al-Hadi di Pekalongan
32. Madrasah Nurul Iman di Sorong Irian
33. Radio Rasil.


Penerbit Syiah di Indonesia :
1. Lentera
2. Hidayah
3. Mizan
4. YAPI Jakarta
5. Al-Hadi,
6. Radio rasil


Penulis Syiah di Indonesia :
1. Alwi Husain
2. Djalaludin Rakhmat
3. Muhammad Taqi Misbah
4. Muhsin Labib
5. Husan Al-Kaff
6. Sulaiman Marzuki Ridwan
7. Dimitri Mahayana
8. Husein bin hamid Rasil


Persatuan Syiah :
1. IJABI ikatan jama'ah ahlul bait
2. IPABI ikatan pemuda ahlul bait
3. HPI himpunan pelajar indonesia di Iran


Mohon disebarkan jika kita tak ingin keluarga kita terjerat dlm aliran sesat syi'ah..
Dari al ustadz Ali Nurdin